Sejarah Panjang Manchester United, Sang Setan Merah

Siapa yang tidak mengenal salah satu klub sepakbola raksasa asal negeri Ratu Elizabeth, Manchester United? Kedigdayaannya menjadi sebuah klub Togel besar yang disegani dan memiliki banyak pendukung fanatik di seluruh dunia menjadi sebuah fakta tidak terelakkan sebagai salah satu klub besar dan berjaya asal dari Inggris.

                Memiliki markas utama di Old Trafford, perjalanan panjang Manchester United bukan tanpa halangan. Jatuh bangun, menang kalah merupakan hal dinamis yang seringkali terjadi pada sepakbola begitupun bagi Sang Setan Merah. Lalu, seperti apa sih sejarah panjang Manchester United ini? Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda.

Tanggal Pasti Terbentuknya Klub Sepakbola Manchester United

                Salah satu hal yang pasti dimiliki oleh sebuah tim atau klub tentu adalah tanggal pasti pendirian atau tahun pasti pendirian. Hal ini pula yang dimiliki oleh Man.United. Akan tetapi, sedikit berbeda, klub sepakbola yang satu ini tidak dapat dipastikan tanggal berapa awal mula Manchester United terbentuk.

                Jika selama ini banyak khalayak yang menyebut bahwa tahun pendirian Man.United adalah 1878, maka hal itu dapat dibenarkan. Hanya saja memang tidak ada tanggal resmi yang diketahui tanggal berapa klub sepakbola ini secara resmi didirikan. 

                Pada awal pendiriannya di tahun 1878, nama dari timsepakbolaini bukanlah seperti sekarang, melainkan Newton Health LYR FC. LYR sendiri merupakan singkatan dari “Lancashire & Yokshire Railway”. Nama ini merupakan nama perusahaan kereta api yang membiayai pendirian klub bola yang kita kenal dengan nama Manchester United sekarang ini.

                Yang mengherankan, tidak ada satupun yang tahu juga tepatnya kapan dan tanggal berapa Newton Health LYR ini secara resmi didirikan. Begitu pula dengan bukti atau data pasti mengenai terbentuknya Newton Health LYR ini.

                Hal ini bukan tanpa alasan, tidak adanya data aktual atau data pasti tersebut turut hilang bersama puing-puing Old Trafford pada tanggal 11 Maret 1941 dimana saat itu Old Trafford hancur bersama bom yang dijatuhkan oleh pesawat perang Jerman. Semua data sejarah awal-awal terbentuknya Manchester United hilang bersamaan dengan puing-puing Old Trafford tersebut.

Asal Nama Julukan Setan Merah

                Terhitung sejak didirikannya dari tahun 1878, Manchester United tidak dapat dipungkiri terus melakukan transformasi besar-besaran hingga menjadi sebuah tim sepakbola raksasa liga Inggris yang telah memenangkan berbagai macam kompetisi baik dari tingkat domestik dan juga dunia.

                Sebagai salah satu orang yang melihat sendiri bagaimana kedigdayaan Manchester United, pernahkah telrintas dalam pikiran Anda, sebenarnya dari mana sih asal muasal julukan The Red Devils atau Setan Merah ini??

                Perlu digaris bawahi juga pada tahun 1902, tim sepakbola Newton Health LYR secara resmi berganti nama menjadi Manchester United. Dan sejak tahun tersebut seragam kesebelasan yang mereka miliki juga mengalami beberapa kali pergantian atau perubahan warna. Yang dimulai dari warna putih dan biru, hijau dan kuning emas, merah-putih dan biru navy, hingga akhirnya warna merah seperti saat ini.

                Pada awalnya, tim Manchester United sempat memiliki julukan yaitu, The Heathens pada awal terbentuknya mereka. Yang mana nama ini sempat diklaim memiliki sisi religius. Kemudian, julukan juga pernah hanya sederhana seperti United saja, ketika pergantian nama yang mereka lakukan dari Newton Health LYR ke Manchester United.

                Jangan lupakan juga ketika Manchester United berada dibawah asuhan dari Sir Matt Busby, yang mana pada era dibawah kepemimpinannya, United telah berhasil mencetak pemain-pemain sepakbola handal hasil tempaan mereka sendiri. Dan yang terutama adalah pemain muda dengan rentang usia 21-22 tahun.

                Selain itu, ketika berada dibawah asuhan Sir Matt Busby, prestasi dan pencapaian mulai ditorehkan secara konsisten oleh Manchester United. Yang hal ini pulalah yang menjadikan kesebelasan sepakbola ini diberi julukan The Busby Babes, karena tangan dingin kepelatihan Busby yang berhasil mengantarkan Man.United dengan sederet pencapaiannya.

                Lalu dari mana julukan The Red Devils berasal? Jawabannya adalah berasal dari satu klub rugbi yang berasal dari Salford, Manchester. Klub rugbi ini memiliki prestasi yang hampir sama seperti Man.United hanya saja memang berasal dari kancah olahraga yang berbeda. Pada saat itu, klub rugbi tersebut berhasil memenangkan Lancashire Cup dan Rugby Football League Cahmpionship.

                Dan kemenangan tersebut membuat mereka menjadi salah satu klub olahraga paling sukses. Apalagi saat mereka melakukan tur ke Perancis dan berhasil memenangkan seluruh pertandingan tanpa ampun. Dengan kesuksesan tersebut para Jurnalis Perancis memberi sebutan kepada mereka dengan nama “Les Diables Rouges” yang memiliki arti “Setan Merah”.                 Kemudian, Sir Matt Busby yang merasa julukan tersebut bagus dan terdengar intimidatif akhirnya mengadopsi nama tersebut sebagai julukan untuk Manchester United hingga muncullah The Red Devils hingga sekarang. Dan julukan tersebut juga dilengkapi dengan ikon kesebelasan yaitu, setan merah dengan garpu rumput serta maskot yang terkenal Fred the Red.

Fakta Mengejutkan Piala Dunia 2018, Sempat Terlewatkan Namun Tetap Menarik Dibahas

Memang, Piala Dunia 2018 sudah lewat di tahun sebelumnya. Namun, siapa sangka jika banyak sekali fakta unik dan menarik yang belum banyak diketahui oleh banyak orang. Dalam hal ini, disebutkan jika banyak sekali pemain terbaik yang berlaga dalam setiap pertandingan tersebut. Dari sekian banyak pertandingan yang sempat dilaksanakan, fakta Piala Dunia 2018 menyebutkan jika tim kawakan Perancis sempat memenangkan pertandingan tersebut.

Berikut fakta Piala Dunia 2018 yang perlu Anda ketahui

Banyak hal yang memang sempat terlupakan dengan hadirnya Piala Dunia 2018 silam. Sekalipun demikian, berbagai fakta Piala Dunia 2018 sangat menarik untuk diperbincangkan karena memuat berbagai hal yang sangat menarik. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang fakta dari Piala Dunia di tahun 2018 silam yang perlu Anda ketahui sebelumnya.

Zabivaska dikenal sebagai maskot Piala Dunia 2018

Hampir tidak bisa dipungkiri lagi jika di setiap kali laga akbar pertandingan Piala Dunia, selalu ada yang namanya maskot. Dalam hal ini, berkaitan dengan fakta Piala Dunia 2018 disebutkan jika untuk maskot di Piala Dunia 2018 dikenal dengan sebutan Zabivaska. Dikatakan bahwa maskot tersebut memiliki arti sosok karakter yang mencetak goal yang kemudian digambarkan sebagai sosok serigala yang lucu. Perannya dalam Piala Dunia 2018, Zabivaska dinobatkan sebagai perwakilan dari kedubes Rusia.

Beraksinya pemain tertua

Hal menarik lain yang terkait dengan fakta Piala Dunia 2018 adalah adanya pemain tertua yang bisa dianggap sebagai pemain senior dengan usia lebih dari 36 tahun. Untuk pemain tertua disandang oleh sosok penjawa gawang Mesir yang dalam hal ini adalah Essam El-Hadary. Jika kebanyakan pemain sepak bola akan pensiun di usia 36 tahun, namun sosok El-Hadary masih tetap eksis hingga usia 45 tahun. Tercatat bahwa El-Hadary bermain sepak bola sejak 1993  hingga 2018 dan akan membimbing Mo Saleh.

Ada juga pemain yang paling muda

Selain adanya pemain tertua, dalam fakta Piala Dunia 2018 juga menyebutkan jika ada pemain paling muda dengan kisaran usia 19 tahun. Memiliki nama Daniel Arzani, pemain yang tergabung dengan tim Australia ini bisa diibaratkan memiliki hubungan paman dan keponakan dengan sosok El-Hadary. Dalam setiap pertandingan, Arzani dikenal akan kepiawaiannya dalam memposisikan diri sebagai pemain tengah ataupun gelandang yang akan menggiring bola dengan sangat indah.

Beragam variasi postur yang unik

Banyak sekali fakta Piala Dunia 2018 unik yang memang menarik dibahas. Selain adanya pemain tertua dan termuda, siapa sangka jika dalam permainan tersebut ada juga yang pemain yang dinobatkan sebagai pemain terberat. Sebut saja Roman Torres yang memiliki bobot sebesar 99kg. sedangkan untuk pemain yang berbobot sangat ringan adalah Takashi Inui yang merupakan pemain Jepang dengan bobot sebesar 59kg saja.

Masih berkaitan dengan postur tubuh, dalam fakta Piala Dunia 2018 juga menyebutkan jika ada juga pemain yang sangat tinggi hingga mencapai 200 cm yang dalam hal ini adalah Lovre Kalinic, penjaga gawang Kroasia. Sebaliknya, pemain paling pendek disandang oleh Alberto Quintero yang merupakan gelandang dari tim nasional Panama. Dalam hal ini, Quintero hanya memiliki tinggi 165cm saja.

Bola yang penuh kontroversi

Banyak hal unik dalam Piala Dunia 2018 silam yang salah satunya adalah fakta Piala Dunia 2018 yang mengatakan jika adanya bola yang penuh kontroversi. Dikatakan sebagai bola kontroversi sebab bola tersebut dikerjakan oleh negara Pakistan. Menariknya dari bola ini juga adanya fitur chip yang dikenal sebagai Near Field Communication (NFC) yang akan memberikan sensasi bola dari adanya perangkat gawai tersebut.

Sayangnya, di balik kelebihan yang dimilikinya, fakta Piala Dunia 2018 juga menyebutkan jika bola ini dianggap sangatlah ringan bahkan sempat menuai kritikan dari banyak penjaga gawang. Salah satunya adalah beberapa penyerang sekaliber Messi yang mengungkapkan jika keberadaan bola tersebut akan mempermudah dalam menciptakan goal bagi para gelandang dan juga penyerang.

Adanya stadion yang unik

Hal menarik lain yang menjadi bagian dari fakta Piala Dunia 2018 adalah adanya sebuah stadion yang unik. Perhelatan pertandingan sepak bola 2018 ini nantinya akan diselenggarakan di berbagai stadion yang jaraknya bisa dibilang cukup jauh. Beberapa stadion yang akan menjadi saksi bisu setiap kemenangan dan kekalahan tersebut adalah Kalinigrad Stadium, Fisht Olympic Stadium, Cosmos Arena dan masih banyak lagi lainnya.

Itulah beberapa fakta Piala Dunia 2018 Bola88 yang mungkin tidak banyak orang tahu, mulai dari pemain yang paling tua dan muda hingga postur tubuh tertinggi hingga terendah menjadi hal yang sangat menarik untuk dibicarakan. Sekalipun demikian, hal ini sama sekali tidak mempengaruhi performa bagi setiap tim sepak bola dalam merebut kemenangan di Piala Dunia 2018 silam.